Quantcast

Jumat, 02 Agustus 2013

Sepertiga Malam, Tahajud Apa ML ?

Hanya mengikuti benak hati bukan sekedar primordial belaka. Sepertiga malam adalah waktu yang tepat untuk berkelahi dengan Tuhan. Kala keheningan ini mendekat kurasakan Tuhan ada. Ternyata Tuhan bersahabat dengan keheningan. Coba Nona perhatikan alam ini, bagaimana rumput hijau itu tumbuh diatara pepohonan dan bunga dalam keheningan. Ada gemintang dan bulan yang bergerak dalam keheningan…. Coba diperhatikan lagi, dahi berkerut yang bersujud disepertiga malam ini! Ah, Nona Kita sungguh memerlukan keheningan untuk dapat menyentuh jiwa.


Ini semua menari hanya dalam pikiran aku saja.
Sejumput kemudian….

Nona sungguh aku kacau berada diantara pikiran yang satu dan pikiran yang lain. Ini karena kamu datang! Kamu datang disepertiga malamku hanya dengan menggenakan kancut doank! Kamu semampai berjalan tanpa bra dihadapanku lalu berbalik arah menuju pendaringan!  Rambutmu tergerai penuh arti. Bokongmu geal-geol menusuk jeram hasratku!

Aku kelabakan! Aku terbakar! Kamu menggoda aku nona! Kulipat sajadah ini, kuhempaskan sarung itu dan tak lupa pula peci putihku. Aihh… Nona…. tungguuu akuu….

0 komentar:

Posting Komentar