Quantcast

Jumat, 02 Agustus 2013


Lha katanya kamu sukak ma aku! Katanya kamu kesengsem.. Jiaahh buktiin donk! He. Udah cere aja. Ayo mari hidup bersama aku. Tinggalken saja dirinya yang tidak bisa melindungi kamu. Tidak pernah menghargai kamu. 
Konon katanya, curhat kamu tadi malam.... dia tidak pernah memberikan surga kamu, setelah ayahmu secara hukum telah memandatkan perkara indah kepadanya. Hoahh. Yak udah lezz GO! Dari pada amsyonggg, mending minta cerai saja darling…
Gugat dia kepengadilan, berikut gueh kasih tau caranya;

SYARAT PENGAJUAN GUGATAN/PERMOHONAN CERAI:
I  Syarat-syarat umum, (Syarat khusus inbox aja)
-          Menyerahkan surat gugatan / permohonan rangkap 8 atau sesuai dengan jumlah pihak tergugat.
-          Melampirkan Foto kopi KTP.
-          Membayar panjar biaya perkara ke bank, sebagaimana seperti table yang saya buat khusus untuk kamu, lihat dibawah ini;



TATA CARA MENGAJUKAN GUGATAN CERAI:
Setelah syarat yang dibutuhkan tersebut lengkap, pihak yang akan mengajukan gugatan datang ke Pengadilan Agama, dengan tata cara sebagai berikut ini:
·         Pihak menyerahkan gugatan beserta lampiran syarat sesuai dengan jenis perkaranya,  ke petugas Meja I (tolong jangan tanyakan meja I itu letaknya ada dimana?).
·         Pihak menerima taksiran panjar biaya perkara yang dicantumkan dalam SKUM dari petugas Meja I.
·         Pihak membayar panjar biaya perkara sesuai SKUM pada petugas Bank yang ada di Pengadilan.
·         Pihak menyerahkan buktibayar dari Bank kepada Kasir.
·         Petugas kasir memberikan bukti bayar tersebut kembali ke MejaI.
·         Pihak menerima gugatan yang sudah diberikan nomer register.

Okheh, setelah itu kamu pulang saja. Pulang kerumah aku saja. Ayo kita makan-makan dulu habis itu baru tidur-tiduran, he, menunggu panggilan sidang, paling lama sebulan kecuali domisili pihak yang digugat  ghoib (diluar wilayah jangkauan Pegadilan, he he).

*SKUM = Surat Kuasa Untuk Membayar

0 komentar:

Posting Komentar