Quantcast

Minggu, 01 April 2012

Semua kalangan serempak mengakui bahwa bumi kita ini sudah tua. Taurat, Injil, mungkin Zabur sampai Al-Quran di ubek-ubek untuk mencari fakta "kiamat sudah dekat".


Kiamat akan terjadi seiring dengan bencana alam serta keanehan yang muncul di jagat ini. Mengenai hal ini, tanyakan pada ahlinya. Oleh karena itu terselubungcelanadalam berniat untuk mengundang Ustad Solmed atau AA Gimnastiar untuk membicarakan topik keren ini.

Gejala keanehan itu kini muncul anatara lain seperti; wabah serangga tomcat yang bisa-bisanya ber-imigrasi dari sawah ke kota. Lihat berita "Tomcat 'Serang' Kantor Bupati Badung"

Ada baiknya kita sudahi saja prakata ngagul ini. Kini izinkanlah gueh share informasi tentang tomcat, bahwasanya ;  


Ternyata Tomcat Betina yang Hasilkan Racun!


Sebenarnya tidak semua tomcat memiliki racun. Ternyata hanya tomcat jenis betina saja yang berbahaya karena menghasilkan racun dan menimbulkan rasa gatal jika menempel di kulit, sedangkan tomcat jantan tidak memiliki racun yang membahayakan. " Tomcat betina memiliki racun. Sedangkan yang jantan tidak. Racun yang menyebabkan kulit jadi gatal terjadi saat tomcat hinggap di tubuh manusia spontan di tepuk. Akibatnya racun serangga tersebut menempel pada kulit. Jika digaruk menyebabkan iritasi pada kulit hingga tampak melepuh," ujar Dwi Cahyo, Koordinataor Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Sudin Pertanian dan Kehutanan, Jakarta Barat.

Ia menyarankan agar racun serangga tersebut tidak mengenai tubuh, tomcat yang hinggap tidak di tepuk. Tapi, diusir dengan cara disentil. Sebab, serangga tomcat bukanlah serangga yang menakutkan yang aktif menyerang manusia.

Ditambahkannya, serangga tersebut biasa hidup pada lahan yang lembab seperti kawasan persawahan dan lahan rerumputan yang lebat. Namun, layaknya jenis serangga pada umumnya serangga tomcat juga sangat menyukai cahaya yang dihasilkan oleh lampu.

"Serangga tomcat sangat banyak jenisnya. Dari 622 jenis yang ada seluruh dunia, 25 jenis di antaranya terdapat di Indonesia," kata Dwi. Jika terkena racun tomcat, ia menyarankan cukup dengan dibasuh air dan dibilas dengan sabun. tcd-dari berbagai sumber.

0 komentar:

Posting Komentar