Quantcast

Minggu, 08 April 2012

Gombal! In the Name of Peace Asia Pacific

Sejatinya kawasan Asia Pasifik adalah kawasan yang paling dinamis saat ini. Itulah yang, antara lain, mendorong AS menempatkan prajuritnya di Australia.


Kamis lalu, sebanyak 200 Marinir Amerika Serikat tiba di Australia. Mereka adalah bagian dari 2.500 Marinir AS yang akan ditempatkan di Australia. Penempatan prajurit itu sebagai bagian dari kesepakatan antara AS dan Australia yang dicapai saat Presiden AS Barack Obama mengunjungi Australia, November tahun lalu.


Kunjungan Obama ke Australia waktu itu menegaskan aliansi keamanan kedua negara yang sudah berusia 60 tahun. Sementara penempatan Marinir AS sebanyak itu merupakan penempatan terbesar sejak Perang Dunia II.

Kesepakatan AS dan Australia saat itu segera dibaca sebagai usaha AS untuk menanggapi kebangkitan kekuatan China, sekaligus untuk menandingi semakin bertambah luas dan kuatnya pengaruh China. NAmun, Obama ketika itu segera membantah  anggapan tersebut dengan mengatakan bahwa penempatan Marinir AS di Australia itu sebagai usaha untuk "meningkatkan komitmennya pada seluruh kawasan Asia Pasifik;" tidak menyisihkan China.

Namun, jawaban Obama tersebut tentu tidak memuaskan China. Dengan kata lain China tidak akan percaya begitu saja. Paling tidak itu bisa dibaca dari editorial The Global Times, sebuah surat kabar dari grup "Harian Rakyat" yang dikuasai partai komunis China. Surat kabar itu menulis, "Australia-lah yang akan terjepit dalam benturan dua kepentingan."

China berkeyakinan bahwa apabila "kepentingan utama China, seperti kedaulatan, keamanan nasional, dan persatuan, diganggu, konflik militer tidak akan dapat terhindarkan." Kepentingan China, antara lain, menguasai kekayaan alam dan hingga kini masih dipersengketakan oleh paling sedikit enam negara.

Tentu kita berharap kehadiran Marinir AS di Australia, yang dikatakan tidak akan menetap tetapi akan selalu dirotasi, seperti yang dijanjikan Obama, memberikan sumbangan bagi perdamaian dan keamanan kwawasan Asia Pasifik yang merupakan kawasan paling dinamis saat ini.  Kawasan Asia Pasifik diyakini  menjadi pendorong utama politik global dan merepresentasikan kesempatan abad ke-21 yang nyata bagi AS. Dengan kata lain, kawasan  Asia Pasifik sangat penting, baik secara ekonomi, politik, maupun strategis bagi AS.

Kiranya dalam konteks inilah AS menempatkan prajuritnya di Australia, sekutu dekatnya selain Korea Selatan, Filipina dan Jepang. Pada akhirnya, sekali lagi, kita berharap benar-benar akan tercipta perdamaian di kawasan, bukan persaingan kekuatan. -tcd dari berbagai sember-

0 komentar:

Posting Komentar