.....Sambungan dari :
(Tutorial 3ds Max Membuat Animasi Sederhana 'Teko di Atas Meja' - Part I)
Menyimpan Teko di Atas Meja
(Tutorial 3ds Max Membuat Animasi Sederhana 'Teko di Atas Meja' - Part I)
Membuat Lantai Dengan Plane
1. Klik
panel Create > Geometry: Plane. Di Viewport Perspective, drag sehingga membentuk bidang lantai.
2. Untuk
mengatur ukuran Plane, lalu klik panel modify, parameter Length & Width
plane sbb:
Memutar Pandangan di Viewport Perspective
1. Aktifkan tool Arc Rotate.
2. Di Viewport Perspective, drag di lingkaran coklat
untuk melihat pandangan dari sudut yang berbeda. Atau bisa juga menggunakan
Drag + Tombol Scroll.
1. Klik
panel Create > Geometry: > Cylinder dengan parameter sbb:
2. Di
Viewport Perspective, drag dari tengah latai sehingga membentuk papan cylinder
seperti gambar ini.
3. Sialnya
papan tersebut selalu berada di lantai, untuk menggeser keatas, di Viewport perspective,
klik / aktifkan cylinder tersebut. Klik tool Select and Move.
4. Drag
sumbu Z (panah biru) sehingga posisi cylinder berada di atas kaki meja seperti
gambar berikut.
Catatan:
Anda sebaiknya melihat di Viewport yang
lain untuk memastikan posisi cylinder berada di atas meja.
5. Di Viewport Left
atau Front terlihat tinggi cylinder terbagi atas 5 segment. Hal ini adalah
pemborosan . dengan satu segment saja sudah cukup. Untuk mengaturnya, klik
objek Cylinder, klik panel Modify, atur nilai Height Segments =1.
Menyimpan Teko di Atas Meja
1. Klik panel Create > Geometry: >
Teapot. Dimanapun kita men-drag, teko selalu berada di lantai.
2. Bagaimana
jika ingin langsung berada di atas meja / cylinder? Tidak masalah. Kini buang
saja teko tersebut. Klik teko lalu tekan tombol Delete di keyboard.
3. Ini
rahasianya, agar teko bisa otomatis berada tepat di atas meja / cylinder atau
permukaan objek lain, aktifkan checklist AutoGrid. Coba buat teko lagi, drag di
atas meja. Kini teko bisa langsung berada tepat di atas meja. Ajaib bukan?
3 - CAHAYA & MATERIAL
Hasil yang sebenarnya akan
diketahui setelah di-render. Anda dapat menggunakan tool Quick Render (di
toolbar atas paling kanan), atau tombol F9 di keyboard. Hasilnya kira-kira
sebagai berikut. Tidak alami dan ralistis bukan?
Mengatur Pandangan Dengan Tool Zoom & Pan
1. Agar
pandangan terlihat dekat – jauh, aktifkan tool Zoom, lalu drag di Viewport.
Atau bisa juga menggunakan Scrool Mouse.
2. Untuk
mengeser pandangan gunakan tool Pan, atau tekan dan tahan tombol scroll mouse
sambil digeser. Kini tampil di Viewport Front sbb:
Cahaya
1. Agar
hasil render lebih wajar perlu cahaya dan bayangan. Klik panel Create >
Lights: Omni.
Catatan:
Omni = Cahaya satu titik, seperti lampu gantung di kamar Anda.
Spot = Lampu dengan arah cahaya tertentu seperti lampu center, & lampu mobil.
Skylight = Cahaya luar ruang, hanya bisa aktif dengan tehnik pencahayaan Advanced Lighting : Light Tracer.
Omni = Cahaya satu titik, seperti lampu gantung di kamar Anda.
Spot = Lampu dengan arah cahaya tertentu seperti lampu center, & lampu mobil.
Skylight = Cahaya luar ruang, hanya bisa aktif dengan tehnik pencahayaan Advanced Lighting : Light Tracer.
2. Di Viewport Front, klik jauh di atas meja, maka ada
titik cahaya Omni sbb:
Untuk
menggeser posisi cahaya Omni ke posisi lain, gunakan tool Select and Move.
3. Agar
cahaya Omni menghasilkan bayangan, klik cahaya Omni lalu klik panel Modify,
aktifkan checklist On pada Shadows, juga pada tab Shadow parameter (Anda harus
men-drag panel ke atas) Density = 0.3 agar banyangan tidak terlalu gelap /
hitam.
4. Coba
render kembali hasilnya. Aktifkan Viewport Perspective. Gunakan tool Quick
Render atau tombol F9. kini hasilnya lebih terasa ‘kedalaman’nya karena ada
bayangan. Tetapi tetap saja kurang alami dan realistis. Apa yang kurang ya?
Material
1. Agar lebih realistis lagi perlu tekstur / material pada
objek meja. Untuk memberi material , klik menu Rendering > Material Editor, pilih misal Slot 1.
2. Di tabs Maps, aktifkan checklist Diffuse Color, pilih
Bitmap selera Anda misal Dark Ash. Jpg, jangan lupa aktifkan icon Show map In
Viewport. Agar gambar Bitmap tampil di Viewport.
3. lalu Drag bola-bola material tersebut ke objek sesuka
Anda.
4. Sehingga di Viewport perspective akan tampil sbb:
5. Di Slot 2, untuk lantai material Bitmapnya misalnya adalah
Fractal1.jpg.
6. Dan untuk teapot aktifkan Slot 3, lakukan hal yang sama
dengan langkah-langkah diatas, namun kali ini kita tidak perlu memberikan
gambar bitmap. Kita atur saja Blinn Basic Parametersnya saja dengan warna
Diffuse putih sbb:
7. Coba Render kembali hasilnya, dengan tombol F9 di
keyboard. Kini lebih baik dari pada sebelumnya bukan?
4 - CAMERA & ANIMASI
Camera
1. Tahap modeling beres. Kini kita akan buat animasi
kamera yang bergerak mengitari meja. Buat kamera dahulu, klik panel Create >
Camera: Target.
Catatan: Target = camera dengan 2 titik (mata dan tujuan). Free = hanya 1titik yaitu mata, biasa digunakan untuk animasi walkhtrouh arsitektur.
Catatan: Target = camera dengan 2 titik (mata dan tujuan). Free = hanya 1titik yaitu mata, biasa digunakan untuk animasi walkhtrouh arsitektur.
2. Di Viewport Front, Drag mulai di atas meja ke teko,
sehingga tampilan camera di keempat Viewport sbb.
Catatan: jika arah kamera masih belum pas dapat digunakan tool Select and move, lalu geser / Drag kamera atau target sesuai keinginan.
Catatan: jika arah kamera masih belum pas dapat digunakan tool Select and move, lalu geser / Drag kamera atau target sesuai keinginan.
3. Di Viewport Perspective, pandangan tidak berubah meski
kamera sudah digeser. Untuk merubah menjadi Viewport kamera, klik kanan teks
Perspektif. Pilih menu View > Camera01. untuk lebih singkat dapat gunakan
tombol C di keyboard. Kini Viewport Perspektif menjadi Viewport Camera01.
Animasi Kamera
1. Ini bagian yang paling mengasyikkan yaitu Animasi! Untuk
memulai animasi, aktifkan tombol Auto Key.
2. Kini bar time slider berwarna merah . hati-hati! Jangan
sembarangan geser OK. Aktifkan time slider ke awal animasi (0/100).
3. Atur / geser kamera dengan tool Select and Move,
sehingga tampilan di Viewport Camera 01
kira-kira sebagai berikut:
4. Geser time slider ke frame 50/100.
5. Atur / geser kembali kamera dengan tool Select and
move, agar tampilan di Viewport camera01 berbeda dari sebelumnya.
6. Geser time slider ke frame 95/100.
7. Atur / geser kembali kamera dengan Select and Move,
agar tampilan di Viewport Camera01 berbeda dari sebelumnya.
8. Kini di Bar Frames akan ada 3 keyframe sebagai berikut:
9. Animasi beres! Klik tombol Play Animation. Terlihat
Viewport Camera01 berubah sesuai gerakan / animasi camera, bukan?
10. Jika
sudah selesai membuat animasi jangan lupa mematikan kembali tombol AutoKey.
5 - RENDER ANIMASI
1. Agar animasi bisa berjalan / tampil di komputer lain,
klik menu Rendering > Render. Atur parameter di kotak dialog Render Scene,
sbb:
2. Setelah klik tombol Files, maka tampil kotak dialog
untuk menyimpan lokasi file AVI Anda nanti. Klik tombol Save jika sudah siap.
3. Akan tampil Compressor AVI yang akan digunakan, Pilih Uncompress untuk
hasil terbaik namun ukuran file AVI akan sangat besar.
Catatan: Jika Anda pilih Indeo Video 5.10, hasil tetap baik ( walau kualitas dibawah hasil AVI tampa kompres) dan ukuran filenya relatif kecil.
Catatan: Jika Anda pilih Indeo Video 5.10, hasil tetap baik ( walau kualitas dibawah hasil AVI tampa kompres) dan ukuran filenya relatif kecil.
4. OK Pekerjaan Anda siap di-render, klik tombol Render.
5. Tunggu beberapa saat.
Kini saatnya menguji seberapa cepat komputer Anda. Semakin cepat processor dan
semakin besar memori / RAM, maka proses render semakin cepat. Dalam hal ini VGA
Card tidak berpengaruh.
6. Kini ada file AVI yang bisa dijalankan dengan
Windows Media Player.
RSS Feed
Twitter









0 komentar:
Poskan Komentar