Sabtu, 27 Agustus 2011

Aku mencumbuimu dengan segenap nafsu, karena apa ? karena malam itu kamu milikku, malam itu aku telah membelimu dengan bandrol 2. 700,000;, malam itu kau harus memuaskanku, malam itu harus menjadi malam terakhir dimana malam esok nafsu birahiku harus segera flat lagi.

Arkin lonte No 1-ku, kau ombang ambingkan libidoku, tak kuasa aku harus menikammu dan kau berontak dengan mengoyangkan engkel pinggangmu. Sungguh ini mampu membawa siluetku menghadap lukisan monalisa yang tersenyum dan aku men-senyuminya.

Foreplay tidak ada, tapi ah…… coba ah…   hanya sekadar menorehkah sebuah kesan pada malam itu. Ku sejajarkan tubuhnya dengan tembok motel, ku lipat kedua siku kakiku. Pandanganku lurus kedepan, wajahku menghadap kemaluanmu. Aku ingin mencumbunya, namun setelah keadaan membuat selangkanganmu terbuka. Aku melihat tinta hitam yang terpatri mungkin sedalam seperdelapan centi dikulit selangkangan kananmu, tersadur “Tuhan Maha Adil.

Situasi sekejap menjadi berbeda, keringatku tiba-tiba berhenti dari pori. Aku termenung, udara malam dari langit ke-5 menerpa wajahku. Sejuknya telah menampar malam penuh hikmahku. Aku bertanya lirih, tertuju ke Arkin No 1-ku. “Mengapa kau menulisnya disitu ?” Arkin tersenyum, jiwanya sangat menguasai keadaan malam itu, oh perempuan binal yang dahsyat. Lalu dia menjawab
Tuhan Maha Adil, dan aku merasakannya lewat sini !!”

dari penuturan Arkin, kepada penulis..
Mengenai Arkin, silahkan di baca : Arkin, Tas Gembloknya Berisi Dosa

9 komentar:

Circle mengatakan... ( Reply)

Bagus banget bahasanya.......

Agus Yulianto mengatakan... ( Reply)

@ Circle...
terimakasih sudah mampir, iyak bahasa dan gambarnya bagus... hi hi

Uc Herawati mengatakan... ( Reply)

Terharu.. :)

iwens mengatakan... ( Reply)

gile bener..........

Bonus Kerja Online mengatakan... ( Reply)

www.bonuskerjaonline.com

Wah ga slesai tuh ceritanya?

Anonim mengatakan... ( Reply)

Ini tujuannya membuat cowok ngaceng ya?? Atau ada motif lain?? hehehe

DECHA mengatakan... ( Reply)

Syuuuur,.......

jarang di genjot mengatakan... ( Reply)

@Decha, he he.. aku mau mampir k blognya,
tapi susah dikomen, itu yang ada foto2 anak
pakai baju seragam

mahyundoko rewa mengatakan... ( Reply)

bahasanya menggugah.....mantappp...

Posting Komentar