Quantcast

Jumat, 02 September 2011

Selangkanganmu Rasa Strawberry

Aku tidak percaya, kenapa jalannya seperti ini. Mengapa ketika aku pergi kamu baru tiba ?

Siapa yang bilang kamu hebat ? Bagiku kamu biasa  saja!

Aku harus berkata seperti itu, karena setiap perseliwahan jumpa kita, kalimatmu besok tiba dengan kata " Maaf saya baru kembali!, saya sibuk ! tahukah kamu, tugasku dari orang tuaku bahwa aku harus menyebar reputasi ini kepelosok negri !"

Kalimat itu sungguh sakti ! sehingga, seperti hari-hari yang lalu, aku hanya bisa tertunduk tampa kata-kata.

Ingin rasanya kurobek celana dalammu ! kujilat sekitar selangkanganmu ! hingga kau terpejam, dan gantian sehingga bibirmu kelu sekejap, bahkan hanya untuk katakan "Ohh, plis lanjutkan... !"

Semua yang hebat, berjalan atas keyakinan sendiri ! bukan atas keyakinan orang yang berada di luar, walau mungkin itu adalah orang yang telah melahirkannmu !



Ada ayat dalam Al Qur'an yang selalu kau ucap lantang !

"perempuan yang baik, hanya untuk lelaki yang baik.... "


Apa maksud dari semua perkataanmu itu ?

Namun kembali rasa aneh itu muncul, ketika kau lantangkan ayat yang lain :
Aneh bagiku, karena ucapanmu selang beberapa menit dari ucapan yang pertama !

"









0 komentar:

Posting Komentar