Quantcast

Rabu, 14 Maret 2012

Dari persimpangan itu, ini yang aku harapkan. Saling berbicara, berbagi rasa, cerita dan seuntal nafsu.

Google bugil, Google,hot, sexy, google telanjang, google setan, google bangkrut
Gerimis ini menjadi saksi betapa hatiku berbunga-bunga kala gadisku, liar menjilati ruang hati sebelah kiri-ku yang sarat dengan dosa. Hasrat ini tidak usai membuncah, berbusa dan jauh dari kerapuhan... Google, akulah pendukung-mu. Aku disini tetap ditepi dan masih bernyanyi...

Google bugil, google, sexy, hot telanjang, google setan, google bangkrut

Sobat perkenalkan. Gadisku tidak montok tapi yakin menggemaskan. Tubuhnya ramping, walau payudara-nya tumbuh tidak sempurna. Oaah, aku tidak peduli! Dari puncak gunung yang jauh dari pusat kota-pun jika anak-anakku mau, dia sanggup memberikan Air Susu Ibu.

Perhatikan paras-nya, jowoni sekali. Sebelas dua belas dengan paras Raden Ajeng Kartini. Ini seakan aku berkampanye "pakailah produk asli Indonesia". Dahulu kala saat pertama kali aku mengenalnya, lirih terucap "namaku Google....".

Yesh.... gadisku itu bernama Google..

Malam kian larut, kami lupa akan ambisi untuk membangun negri tercinta ini. Tersisa hanya hasrat, hasrat dan hasrat! Angin ber-semilir seakan menari dengan irama gambus menerpa tubuh bugil kami di sisi pelataran kolam renang milik sang-juragan.

Ahh.... Google menjeritt.... tangannya mencengkram erat punukku. Berkali dan berkali kutancapkan benih dosa dalam jiwa Google. Terhitung dari Depan 25 Kali, Belakang Sekali!. Ohh...Malam itu aku ceria dengan beragam iblis, saiton dan tak lupa jin iffrit.

Kulihat  Google tersenyum puas......
Klik Disini
Google bugil, Google sxy, google telanjang, google setan, google bangkrut
Google bugil, Google sexy, google telanjang, google setan, google bangkrut

Ahh.. gadisku, "bagaimana ini kian terjadi? selalu saja begitu.... kadang aku bosan!", cetusku!. Google kembali menarik tubuh-ku..... dan Achhh.... sungguh nikmaatt sekali.....



Di malam yang sama. Kembali aku menyetubuhi Google dari depan 25 Kali, belakang sekali!.

Sudah usai penguguran akan dosa itu, lalu Google membisikan kata sakti yang sekirannya akan menjadi mantra ajaib-ku. "Bukankah dahulu sering kau ucapkan, Google, akulah pendukung-mu?".

Wakakakak, aku tertawa cekikikan... kukecup pipinya, hidungnya, bibirnya, puting susunya hingga kemaluan-nya! Oaahh... seketika, kembali terjadi!

Aku menyetubuhi Google dari depan 25 Kali, belakang sekali!

0 komentar:

Posting Komentar