Jumat, 25 Maret 2011


Meniduri seorang perempuan, adalah tujuan dari semua laki-laki normal di seluruh dunia. Dari yang muda, gagah, pencot, pekor, sampai yang tua renta, keriput, ompong, oyot serta bau tanah. Pertayaannya bedakah sensasi rasa yang akan didapat dari meniduri wanita cantik dengan wanita jelek ?

Jelas beda dong Bro.. wajahnya saja sudah beda, dari yang terawat dengan yang tidak terawat. Jelas rasanya juga beda. Masak ikan kakap sama dengan ikan julung-julung ?

Baiklah, sekarang kita bahas tentang meniduri wanita yang cantik, mengenai rasa dari meniduri wanita yang jelek silahkan dicari sendiri, maaf saya tidak ada referensi untuk itu. Wkwkwkkk.
Rasulullah saw bersabda, ” wanita itu dinikahi karena empat perkara; karena agamanya, keturunannya, hartanya dan kecantikannya”. Dari uraian itu, jelas bahwa kita (laki-laki) diharuskan untuk memilih wanita yang cantik, tentunya dalam hal ini untuk dijadikan istri.

Lalu bagaimana hubungannya dengan yang cantik, yang nikmat untuk ditiduri ?
Gini maksudnya Bro, balik lagi seperti tulisan saya yang diatas : Meniduri seorang perempuan, adalah tujuan dari semua laki-laki normal di seluruh dunia. Dari yang muda, gagah, pencot, pekor, sampai yang tua renta, keriput, ompong, oyot serta bau tanah.

Baginda Nabi telah meyarankan untuk kita memilih wanita yang cantik untuk dijadikan Istri. Lhah setelah resmi menjadi Istri, tentunya perempuan itu harus kita tiduri, karena : Meniduri seorang perempuan, adalah tujuan dari semua laki-laki normal di seluruh dunia. Dari yang muda, gagah, pencot, pekor, sampai yang tua renta, keriput, ompong, oyot serta bau tanah. Ini adalah fitrah Bro, meniduri dan ditiduri adalah kebutuhan dasar biologis manusia, sebagai mahluk yang telah dikarunia akal dan nafsu.
Lihat Abah uyut kita, Nabi Adam AS. Dia merengek meminta kepada Gusti Allah SWT, untuk diciptakan seorang wanita untuk menemaninya. Wah jelas Adam AS, pasti tidak tahan hidup sendiri, wong dia telah dikaruniai nafsu.

Masih belum puas ?? gini Bro :
Kenapa yang cantik, yang nikmat untuk ditiduri ?

Suatu kenikmatan jika ditinjau dari segi kenikmatan itu sendiri adalah kebutuhan manusia, bahkan kebutuhan setiap mahluk hidup. Sehingga ia tidak diangap tercela jika ditinjau dari segi keadaan nikmatnya.
Maka disinilah akan terlihat perbedaan antara orang yang berakal lagi cerdas dan orang yang bodoh lagi dungu. Ketika akal mengetahui akan adanya perbedaan di antara dua kenikmatan, dan bahwa salah satu dari keduanya tidak bisa disamakan dengan yang lainnya.

Perempuan berparas cantik akan sangat nikmat untuk ditiduri, karena yang cantik sangat beda dengan yang jelek. Beda disegala hal, bentuk, aroma, geal geol pantatnya atau bahkan beda dengan paparan jiwanya masing-masing.


He he, namun jangan kecewa bagi yang jelek. He he, tenang saja ikan julung-julung, Beda ini hanya Masalah Sensasi saja. Tentunya soal rasa yang hakikinya, jelas sama. Tidak ada bedanya.

Gimana bro ???? Masih belum puas ?? gini mas bro :
Kenapa yang cantik, yang nikmat untuk ditiduri ?

Stop Teori!!! Kini saatnya melihat fakta-faktanya :
Faktanya, dari sekian istri istri para poligamer, makin kesini, istri mudanya, makin cantik Bro….

0 komentar:

Poskan Komentar